Fakta Game Online Ternyata Sangat Buruk Bagi Anak Indonesia

Wednesday, 19 October 2011 | |



Game online adalah game yang dikhususkan bagi khalayak game yang suka bermain multiplier, namanya saja sudah game online, tentu saja pemainnya adalah orang ramai. Sudah tak dapat dipungkiri lagi industri game online sudah berkembang pesat hingga saat ini, persaingan ketat antara developer juga tak dapat dipungkiri. Berbagai teknik promosi telah dilakukan agar semakin banyak pemain yag memainkan game mereka. Tentu saja yang namanya player suka dengan berbagai promosi promosi yang menguntungkan bagi mereka. Dan pada akhirnya dampak negatif dari game online juga tak dapat dielakkan.

Mengapa game online buruk bagi anak ?

1. Game online membuat kecanduan
Itulah fakta pertama dan utama sekali menurut saya. Setidaknya player bisa menghabiskan berjam-jam waktunya di depan laptop atau komputer hanya untuk menaikkan charakter atau char nya di game. Tentu saja hal ini adalah pemborosan waktu terutama bagi seorang pelajar. Pelajar yang seharusnya belajar di sekolah, atau membuat tugas atau pr, malah menjadi bolos sekolah gara-gara game. Efek kecanduan ini mencapai klimasknya saat tidak punya uang lagi. Saat itulah akal busuk muncul dan akhirnya ia bisa saja mencuri atau bahkan merampas uang orang tua atau orang lain. Ya namanya sudah kecanduan, oleh karena itu game online menurut saya lebih bahaya candunya dibanding kecanduan narkoba.

2. Mata jadi cepat rusak
Kalo ini sih dampak dari semua game juga bisa dikaitkan dengan hal ini. Jika mata terus-terusan menatap layar tanpa henti tentu saja membuat mata lelah dan akhirnya menjadi tidak fokus lagi atau sering kita sebut mata minus.

3. Banyak game yang memperlihatkan keseksian
Tak ayal lagi, game - game yang memperlihatkan keseksian tubuh sudah sangat banyak, dan efek terbesarnya adalah moral anak bangsa semakin merosot , apa lagi anak kecil yang baru kenal dunia moralnya  tidak baik lagi.


0 comments:

Post a Comment